Jumat, 12 Juni 2020

LAPORAN KEWIRAUSAHAAN

Laporan Kewirausahaan                                                                                                       Medan, ,12 Juni 2020

SALON KECANTIKAN

DOSEN PENANGGUNG JAWAB

Dr. Agus Purwoko, S. Hut., M. SI

Disusun Oleh

Agnes Kristina Surbakti

191201070

Hut 2D

 


PROGRAM STUDI KEHUTANAN

FAKULTAS KEHUTANAN 

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

2020


KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan Laporan Kewirausahaan, dimana laporan ini disusun atas dasar untuk memenuhi syarat dalam menyelesaikan mata kuliah Kewirausahaan dan agar dapat mengikuti Ujian Akhir Semester di Departemen Kehutanan, Fakultas kehutanan, Universitas Sumatera Utara.

 Laporan ini memuat keterangan mengenai kiat-kiat seorang pengusaha dalam mencapai kesuksesan di dunia usaha. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si selaku dosen penanggungjawab dalam mata kuliah Kewirausahaan.

Penulis menyadari bahwa dalam penulisan laporan ini masih jauh dari kata sempurna dan masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun. Akhir kata penulis mengucapkan terimakasih, semoga laporan ini berguna bagi kita semua

 

 Medan, 12 Juni 2020

 

Penulis


BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Menurut Drs. Joko Untoro, pengertian kewirausahaan adalah suatu keberanian untuk melakukan berbagai upaya untuk memenuhi kebutuhan hidup yang dilakukan oleh seseorang, berdasarkan kemampuan dengan memanfaatkan segala potensi yang dimiliki untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya dan orang lain.

Kewirausahaan (Entrepreneurship) adalah proses mengidentifikasi, mengembangkan, dan membawa visi ke dalam kehidupan. Visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang, cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu. Hasil akhir dari proses tersebut adalah penciptaan usaha baru yang dibentuk pada kondisi risiko atau ketidakpastian.

Sejalan dengan perkembangan dan tantangan seperti adanya krisis ekonomi, pemahaman kewirausahaan baik melalui pendidikan formal maupun pelatihan-pelatihan di segala lapisan masyarakat kewirausahaan menjadi berkembang.Orang yang melakukan kegiatan kewirausahaan disebut wirausahawan. Muncul pertanyaan mengapa seorang wirausahawan (entrepreneur) mempunyai cara berpikir yang berbeda dari manusia pada umumnya.Mereka mempunyai motivasi, panggilan jiwa, persepsi dan emosi yang sangat terkait dengan nilai nilai, sikap dan perilaku sebagai manusia unggul.

Menurut Frank Knight (1921) Pengusaha mencoba untuk memprediksi dan merespons perubahan pasar. Definisi ini menekankan peran pengusaha dalam menghadapi ketidakpastian dalam dinamika pasar. Pengusaha harus melakukan fungsi-fungsi manajerial dasar seperti arahan dan pengawasan.

Pada awal tahun 2020 Dunia termasuk Indonesi dihebohkan dengan mewabahnya suatu virus yaitu Virus COVID-19 yang dapat menyebabkan kematian pada seseorang. Kondisi tersebut memaksa kita harus berdiam diri dirumah agar terhindar dan virus dan memutus mata rantai agar tidak mudah menyebar. Dengan adanya virus ini membuat segala aktivitas menjadi terhambat bahkan ada yang tertunda. Segala aktivitas yang biasa kita lakukan diluar rumah, sekarang harus kita lakukan di rumah masing-masing seperti para pekerja harus bekerja dirumah atau Work From Home (WFH), kegiatan belajar mengajar di lakukan secara online atau daring. Dan bahkan ada juga yang dirumahkan atau diberhentikan dari pekerjaan, walaupun sulit kita harus bersabar dan mengambil hikmah dengan mengambil peluang usaha yang dapat kita lakukan.

 

1.2  Rumusan Masalah

1. Bagaimana profil usaha narasumber ?

2. Apa saja prestasi dari narasumber ?

3.Bagaimana pendekatann kreatif yang dilakukan narasumber dalam menghadapi wabah Covid – 19 ?

 

1.3  Tujuan

Tujuan dari pembuatan laporan ini adalah agar pembaca dapat mengetahui bagaimana profil usaha dari narasumber, mengetahui kiat sukses dan teknik yang digunakan narassumber dalam menjalankan usahanya serta mengetahui apa saja inovasi yang dilakukann narasumber dalam menjalankan usahanya di masa pandemik Covid – 19 ini.

 

 

 


BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Profil Usaha Narasumber

 Usaha Salon Kecantikan ini didirikan oleh Siti Kholifah atau biasa di sebut ipeh pada tahun 2009,dan usaha beliau sekarang sudah 11 tahun beliau lahir di Medan, 15 Mei 1975. Usaha ini beliau jalankan di rumahnya sendiri di Jalan Polonia gg Bilal, Kec Medan Polonia Sumatera Utara. Usaha ini beliau jalankan sebagai matapencahariannya dan sebagai tempat menyalurkan kampuanya saat beliau menjalankan kursus salon. Dalam menjalankan usaha ini beliau di bantu keponakanya sendiri. Usaha ini masih bertahan sampai sekarang, bahkan terkenal di daerah ini karena cukup murah pas dikantong untuk semua kalangan. Seperti kita ingin memotong rambut, beliau memberi tarif sebesar Rp. 5.000 saja. Cukup murah kan?

Pada situasi COVID-19 ini memang membuat semua usaha mengalami penurunan termasuk usaha salon milik ibu Ipeh. Tetapi beliau tetap semangat menjalaninya agar usahanya bisa berjalan dengan lancar.

 

2.2 Uraian Prestasi Narasumber Serta Kiat Sukses

Usaha Salon Kecantikan yang didirikan oleh Ibu Ipeh belum memiliki prestasi, mengingat lokasi yang belum banyak orang tau. Tetapi usaha beliau cukup terkenal di daerah ini, saya juga sering mengajak teman ketempat beliau selain harga yang murah, pelayanan dan tempatnya juga nyaman.

Adapun kiat suskes dalam menjalankan usaha ini, beliau adalah kemauan dan kesabaran menjalankan usaha ini. Kedua yaitu selalu menjaga kebersihkan tempat dan selalu memberi pelayanan yang terbaik agar konsumen juga merasa puas dan tertarik untuk kembali lagi. Ketiga jangan lupa untuk berdoa atau beribadah sesibuk apapun kita menjalankan usaha itu.

 

2.3 Uraian Teknik Dan Pendekatan Kreatif dalam Menghadapi COVID-19

Pada masa pandemi COVID-19 ini memang tidak bisa dihindari yang membawa dampak yang sangat berpengaruh terhadap semua orang termasuk usaha beliau. Untuk menghindari kerugian dan bisa menyebabkan usahanya tutup karena kekurang biaya beliau menerapkan protokol kesehatan di usaha beliau.

Seperti menjaga jarak antara konsumen yang satu dengan yang lainya, beliau juga memberikan arahan wajib menggunakan masker, dan jika tempat usaha beliau penuh atau rame beliau membuat janji kapan bakal datang lagi. Beliau juga tidak lupa membuat tempat untuk mencuci tangan di air mengalir dan disediakan juga sabunya.

Dengan metode yang diterapkan beliau maka usaha beliau bisa berjalan lancar walaupun omset yang beliau dapatkan menurun tidak seperti biasanya.

 


BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

1. Usaha Salon Kecantikan ini didirikan oleh Ibu Siti Kholifah atau biasa di panggil Ipeh pada tahun 2009 di bantu oleh keponakanya

2. Usaha Salon Kecantikan ini sudah berdiri 11 tahun lamanya

3. Motivasi Ibu Ipeh menjalankan usaha ini sebagai mata pencarianya dan juga tempat iya menyalurkan kemapuan yang ia dapatkan saat kursus salon kecantikan

4. Usaha Salon Kecantikan ini belum mendaptkan prestasi apapun mengingat lokasi tempat beliau usaha

5. Untuk menjalkan usaha Salon Kecantikan ini beliau mempunyai kiat sukses yang dapatkan kita ambil yaitu kiat suskes beliau adalah kemauan dan kesabaran menjalankan usaha ini. Kedua yaitu selalu menjaga kebersihkan tempat dan selalu memberi pelayanan yang terbaik agar konsumen juga merasa puas dan tertarik untuk kembali lagi. Ketiga jangan lupa untuk berdoa atau beribadah sesibuk apapun kita menjalankan usaha itu.

 

3.2. Saran

Dalam menjalankan usaha kita jangan cepat puas atau berbangga diri walaupun usaha yang kita jalankan bisa berjalan dengan baik ataupun lancar. Kita harus terus mengasah kemapuan kita dan selalu jujur dan harus berprinsip juga bertanggung jawab. Kita harus memiliki tujuan dan motivasi diri untuk mencapai tujuan yang ingin kita capai. Juga harus menerima saran dan kritik agar kita dapat mengoreksi apa yang dibutuhkan atau tidak kita perlukan.



DAFTAR PUSTAKA

Adji Wahyu, Suwerli, & Suratno. Editor : Setiawan Yusuf. S, Utami Diyah .P. 2007. Kewirausahaan, Jakarta:Penerbit Erlangga.

Alma, Buchari. 2010. Pengantar Bisnis. Bandung: ALFABETA

Barnawi, Mohammad Arifin, Schoolpreneurship: Membangkitkn Jiwa & Sikap Kewirausahaan Siswa, Jogjakarta : Ar-Ruzz Media, 2012, h. 69-70

Dr.Suryana, M.Si.2006.Kewirausahaan.Jakarta:Salemba Empat.

 

 

Paper Ekonomi Sumberdaya Hutan                                                                           Medan,      Maret 2021 PEMANFAATA...